Semangat Jokowi, Semangat Anak Muda, Semangat Kita Semua

 

Presiden Jokowi bisa menjadi contoh generasi milenial di Indonesia. Sederhanya jawabannya, Jokowi sudah menampilkan semangat pembaruan ala anak muda. Contohnya tahap birokrasi yang dulunya dianggap rumit dan lama, menjadi pelayanan yang bisa diakses oleh semua orang dengan cara cepat dan efektif. Tidak hanya itu Jokowi juga menampilkan dirinya sebagai citra anak muda yang peduli pada kreatifitas.

 

Pemerintahan Mendukung Penuh Industri Kreatif Anak Muda

Pemerintahan Jokowi-JK pada dasarnya memberi dukungan penuh kepada kreatifitas anak muda. Pemerintah mempunyai lembaga yang concern menangani itu dengan nama Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Lembaga ini menaungi banyak channel industri kreatif ala anak muda. Mulai UMKM kreatif anak muda seperti karya industri desain visual, desain produk hingga pementasan penampilan teater.

Kepedulian Jokowi pada anak muda dibuktikan dengan sering memakai produk karya kreatif anak muda, contohnya sepatu, jaket, baju, hingga motor modifikasinya. Pada banyak momen Jokowi selalu menyempatkan untuk mempromosikannya lewat media masa ataupun media sosial. Ini tentu bisa menjadi contoh konkret pada anak muda. Pemimpin harus dekat dan menjadi teladan bagi pengikutnya.

BEKRAF juga memberi akses anak muda untuk mengembangkan potensi kreatifnya lewat program DEKRAF. Dana Ekonomi Kreatif atau DEKRAF dibentuk sebagai wujud dukungan Bekraf kepada para pelaku ekonomi kreatif di 16 sub sektor. DEKRAF merupakan salah satu program prioritas Bekraf terkait permodalan bagi pelaku kreatif. Dalam pelaksanaan-nya DEKRAF akan menggandeng permodalan dari sisi perbankan dan non-perbankan.

Pinjaman yang diberikan oleh Bank kepada pelaku ekonomi kreatif, disalurkan melalui skema konvensional maupun syariah. Skema pinjaman dapat juga diberikan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank. Dalam kerangka kerja sama dengan BUMN, skema pinjaman dapat pula diberikan melalui Program Kemitraan yang diambil dari persentase keuntungan perusahaan setiap tahun.

DEKRAF diharapkan dapat menjadi kumpulan komitmen pendanaan kepada pelaku ekonomi kreatif yang dapat berwujud pinjaman, hibah maupun investasi. Dengan ini, Pemerintahan Jokowi lewat BEKRAF sudah membuktikan kepeduliannya kepada anak muda, jadi kalau ada yang bilang Jokowi tidak memperdulikan potensi anak muda, itu salah besar.

 

Jadi Anak Muda yang Optimis, Jangan Mengeluh!

Kalau kalian masih ingat penggala lirik lagu bangun pemudi pemuda karya Alfred Simanjuntak yang ini.

“Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas

Tak usah banyak bicara trus kerja keras

Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih

Bertingkah laku halus hai putra negri

Bertingkah laku halus hai putra negri”

Dari sana tersirat pesan dari Alfred Simanjuntak akan besarnya amanah kepada anak muda dalam mengisi zamannya. Anak muda seyogyanya menjadi aktor penggerak dan sebagai medium perubahan pada umumnya. Kita tahu Indonesia lahir dan bertumbuhkembang lewat lukisan pelaku sejarah anak muda.

Apa yang terjadi di tahun 1928 hingga kemerdekaan diisii oleh gebrakan dan gerakan kaum intelektual muda. Selain Bung Karno dan bung Hattta, Sebut saja W. R. Supratman, M. Yamin, S. Mangoensarkoro, Soegando, Sonario, Sukarni, Wikana, Sayuti Melik, Tan Malaka, Syahrir dan masih banyak lainnya. Umumnya mereka ini belum berumur 40 bahkan, lebih banyak didominasi para penggerak muda yang berumuran 20-an.

Keren banget, kita harus salut pada mereka. Dan pastinya Jokowi melalui kebijakannya mengakomodir cita-cita bangsa dalam memajukan anak muda di Indonesia. ini sesuai dengan pesan Presiden kepada anak muda, “Jadi anak muda yang optimis, jangan mengeluh!”

Faiq Falahi, Kontributor Indonesia Bersatu Bisa

You may also like...