Sebuah Refleksi Alasan Memilih Jokowi

Alasan tetap memilih Jokowi adalah adanya sosok sang istri yakni Iriana. Beliau sangat pantas menjadi teladan kita semua.

Iriana setia mendampingi suami dalam susah dan bahagia. Ibu Iriana sosok yang cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya. Mulai dari mendampingi suaminya sebagai pegawai, pengusaha, hingga pejabat publik. Puncaknya, anak guru ini menjadi Ibu negara.

Iriana adalah ibu negara yang paling bersahaja. Ia tak pernah tampak ingin memperlihatkan sesuatu, tetapi tak kehilangan pesonanya sebagai seorang ‘fisrt lady’. Ibu Iriana selalu tampil sederhana, cenderung apa adanya, tanpa pretensi untuk ingin dipandang tinggi atau dihormati.

Saat sang suami dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu, tanpak sosok Iriana yang hadir dengan busana tradisional sederhana, tidak glamour, bahkan terkesan apa adanya. Walaupun ada yang memberikannya saran soal penampilannya, tetap saja Istri dari Presiden RI 2014-2019 ini memilih untuk tetap sederhana saja.

Tak seperti istri pejabat lainnya, Ibu Iriana tetaplah seorang sosok perempuan aktif dan tangguh. Disamping melayani suami dan mengurus 3 anak, ibu Iriana ini juga sibuk dengan kegiatan sosial seperti organisasi PKK dan kegiatan-kegiatan lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Sisi lain yang sering terekam adalah romantisme Ibu Iriana dan Pak Jokowi yang tampak begitu saling mencintai. Bagaikan melihat Michele bagi Barack Obama, keduanya telah selesai dalam mendefinisikan cinta. Dengan segala kelembutan dan kharismanya, kedua sosok ini saling mengangumi dan menghormati.

Dialah Iriana yang selalu menjadi mitra bagi Jokowi dan menemani sepanjang hidupnya. Bagi Iriana, Pak Jokowi adalah sosok pahlawan untuk keluarga, pejuang bagi rakyat, dan belahan jiwanya yang akan menjadi pertama dan terkahir. Semoga hal ini menjadi refleksi untuk kita, baik kisah dan perjuangannya. Yang pasti Ibu Iriana adalah ibu negara yang bisa kita banggakan.

You may also like...