Jokowi Bukan Pemimpin Sempurna

Hari ini banyak pemberitaan yang mengritisi Jokowi sebagai pemimpin negara. alasan apa yang mendasari ini bisa terjadi? Salah satu faktor paling mendasar adalah Jokowi adalah tetap manusia biasa, dan tentu dia tidak akan luput dari yang namanya salah ataupun lupa.

Banyak orang yang mempunyai harapan akan segera munculnya ratu adil atau sang pembawa kesempurnaan. Ini terjadi di banyak belahan bumi, tak terkecuali di Indonesia.

apakah benar seperti itu? apa pantas Presiden Jokowi diperbandingkan dengan kesempurnaan

 

Jokowi juga bukan manusia sempurna

Presiden Jokowi dalam beberapa hasil kinerja pemerintahannya banyak juga yang tidak sesuai dengan target awal.

Seperti target pertumbuhan ekonomi 7% pada 2019 yang menurut banyak orang dianggap ambisius. Namun fakta di lapangan, angka pertumbuhan ekonomi tidak pernah menyentuh 6%.

Ada juga target RPJMN untuk menurunkan kemiskinan ke kisaran 8,5%-9,5%, ternyata tidak tercapai targetnya, dan hanya menurun di angka 9,8%.

Presiden Jokowi memang bukan manusia sempurna, dan kita sampai hari kiamat pun tidak akan menemukan manusia yang sempurna.

Kita harus mengapresiasi Presiden Jokowi dalam mengemban tugas sebagai pemimpin negara.

 

Tantangan negara Indonesia

Menjadi pemimpin di Indonesia adalah sebuah tantangan yang sangat besar, kenapa?

Pertama, Indonesia adalah bangsa yang sangat besar. Ada lebih dari 250 juta warga masyarakat yang harus berjibaku untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti sandang pangan dan papan.

Kedua, Indonesia mempunyai wilayah yang sangat luas. Dengan besarnya wilayah Indonesia ditambah dengan geografi yang sangat unik,

Ini seolah menjadi dua mata pisau, bisa menjadi tantangan berat dan bisa pula menjadi peluang bagus.

Ketiga, Indonesia adalah bagian dari masyarakat dunia, dengan tergabungnya Indonesia di kancah internasional yang terjadi adalah Indonesia harus terlibat dalam hiruk pikuk politik, ekonomi, dan kebudayaan banyak negara.

Solusi yang paling konkret adalah rasa persatuan untuk menyelesaikan permasalahan nasional.

jangan sampai terbersit ketika ada permasalahan nasional kita sudah beranggapan sudah ada yang menyelesaikan dan kita merasa acuh terhadap permasalahan itu.

 

Kerja Bersama

Tantangan-tantangan di atas adalah bahan yang harus direnungi lalu dicari solusi untuk menyelesaikannya.

pernah ada tulisan di belakang truk “10 Soekarno pun tidak akan bisa merubah Indonesia jika rakyatnya malas dan mengeluh seperti kamu”. ungkapan ini bisa relevan jika dihadapkan kondisi sekarang.

Ketika pemerintah telah berjibaku untuk memperbaiki ekonomi dan sosial masyarakat, namun bila sedikit warga yang support, ya hasilnya bisa jadi tidak maksimal, olehnya masyarakat juga harus membantu menyelesaikan permasalahan ini secara sinergi dan  via strategi.

 

Jokowi lahir dari rakyat

Kita semua harus mengakui bahwa sehebat-hebatnya Jokowi dalam mengelola pemerintahan, dia tetaplah sebagai makhluk yang berupa manusia. Jokowi sebagai sosok individu sama seperti kita, rakyat biasa. Jadi secara sederhana, Jokowi tetap menjadi rakyat.

Jokowi dalam kesehariannya adalah cermin rakyat biasa. Jokowi dengan gaya khasnya yang tidak neko-neko membuat Jokowi seperti rakyat pada umumnya.

Banyak sekali orang biasa ketika sudah memasuki dunia politik, mereka melupakan asal dirinya sebagai rakyat. Banyak pula dari mereka yang merasa eksklusif dengan statusnya sebagai pejabat.

 

Jokowi rakyat otentik

Ini berbeda dengan sosok Joko Widodo, berangkat sebagai tukang kayu yang mampu memberdayakan warga sekitar, terjunlah ia ke gelanggang politik, siapa sangka ia terpilih menjadi Wali Kota, kemudian jadi Gubernur, lalu lebih tak dinyana lagi, ia bisa menjadi Presiden Indonesia.

Citra Jokowi yang terbangun sebelum masuk dan terjun ke gelanggang politik adalah dia adalah rakyat biasa, dan sampai saat ini pun ia memperlakukan dirinya dan keluarganya sebagai rakyat biasa juga. Ini bisa dibuktikan dengan otentitas Jokowi dalam berpolitik. Dia dan keluarganya tidak mengambil manfaat jabatan politik sejak jadi Wali Kota Solo sampai Presiden saat ini.

 

Cari Pemimpin Sempurna?

Dalam kontestasi politik seperti Pemilu dan Pilpres 2019 ini kalian mencari pemimpin sempurna? Pasti bisa dikatakan mustahil.

Memang akan sulit bertemu antara kesempurnaan dengan realitas, karena di antara keduanya ada permasalahan. Sebagai manusia, tugas kita adalah mencoba mendamaikan kesempurnaan dan realitas di atas dengan bersatu dan berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

You may also like...