Presiden: Masyarakat Perlu Informasi Hasil Kerja Pemerintah

Bogor – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi polemik iklan program kerja pemerintah di bioskop. Jokowi menegaskan, iklan tersebut bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat soal hasil kerja pemerintah, dan sudah sesuai undang-undang.

“Ya masyarakat kan perlu mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya mana yang sudah (pemerintah kerjakan), mana yang dalam proses, mana yang akan dikerjakan. Kita ini ingin menyampaikan apa adanya,” tegas Jokowi usai membuka Kongres XXXVI Gerakan Mahasiswa Kristen mdonesia (GMKI) di Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/9).

Seperti diketahui, seluruh bioskop menayangkan iklan pembangunan sejumlah bendungan diikuti dengan testimoni seorang petani. Edan yang ditutup dengan kutipan dari Jokowi dan tagar #menujulndonesiamaju itu banyak diprotes orang dan netizen.

Jokowi mengingatkan, iklan program kerja pemerintah di bioskop sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara. Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai humas pemerintah berkewajiban menyampaikan kepada publik tentang hasil kerja pemerintah.

“Itu amanat undang-undang bahwa baik pembangunan yang sudah selesai atau masih dalam proses atau belum selesai harus terus diinfokan agar mereka (masyarakat) ikuti,” jelas Jokowi.

Dia membantah jika iklan program kerja pemerintah bagian dari kampanye Jokowi sebagai capres petahana di Pilpres 2019. “Itu kan dari tiga, empat tahun lalu sudah disampaikan baik lewat Youtube, televisi, itu kan sudah kewajiban Ke-menkominfo. Kalau dulu kan menteri penerangan yang menerangkan (hasil kerja pemerintah). Masa sekarang suruh diam gini,” kata Jokowi.

sumber berita: Investor Daily, halaman 10 (15/09/2018)

You may also like...